Download Ebook Gratis

Foto + Video Amatir Kecelakaan Maut Di Tugu Tani. 9 Tewas

online | 16.27 | 27 komentar


Kecelakaan maut yang terjadi di Tugu Tani menyebabkan sembilan orang pejalan kaki tewas. Pada saat menabrak pejalan kaki, sopir mobil Xenia memacu kendaraannya dengan kecepatan 100 Km/Jam.





Baca juga :
Foto Pengemudi Xenia Diduga Sedang Pesta Sabu Beredar
Akun Twitter 'Penabrak Maut' Pun Dicaci Maki

 "Yang bersangkutan (tersangka) mengatakan bahwa kecepatan mobilnya saat kejadian hampir 100 Km/Jam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2012) malam.

Rikwanto membantah jika tersangka baru bisa mengemudikan mobil. Menurutnya, Afriyani Susanti (29) sudah bisa mengemudikan kendaraan sejak SMA.

"Sejak SMA sudah bisa mengendarai mobil dan menurut keterangan sementara ia (tersangka) sempat kehilangan kesadaran sehingga mengambil ke arah kiri dan menabrak pejalan kaki," terang Rikwanto.

Tersangka, lanjut Rikwanto, dikenakan beberapa pasal UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu pasal 283, 287 ayat 5, 288 ayat 1 dan ayat 2, serta 310 ayat 1, 2, 3 dan 4. "Ancaman hukumannya di atas lima tahun," terangnya.

Sebelumnya, Kasat Penegakan Hukum (Gakum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto mengatakan, saat kecelakaan pengemudi Xenia memacu kendaraannya hingga 60-70 Km per jam. Pengemudi mobil Xenia, Apriani Susanti sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kejadian itu. Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan, namun diduga pengemudi mengantuk.

Delapan orang tewas setelah tertabrak mobil Xenia di Tugu Tani, Jakarta. Seperti apa detik-detik kecelakaan maut ini terjadi?

Keterangan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Dwi Sigit Nurmantyas menyampaikan kronologi kecelakaan maut ini kepada detikcom, Minggu (22/1/2012). Berikut kronologi lengkapnya dari TKP sampai penetapan pengemudi mobil Xenia menjadi tersangka :

Pukul 11.12 WIB.

Kecelakaan terjadi di Jl MI Ridwan Rais arah Tugu Tani, tepatnya depan Gedung Kementerian Perdagangan Jakarta Pusat.

Pengemudi dan penumpang Daihatsu Xenia B 2479 XI usai menghadiri acara di Hotel Borobudur di Lapangan Banteng. Saat itu, pengemudi Xenia memacu kendaraannya hingga 60-70 Km per jam.

Mobil yang dikemudikan Afriyani Susanti (29) berjalan dari arah Hotel Borobudur di Lapangan Banteng menuju Tugu Tani. Di depan Gedung Kemendag, kendaraan oleng kemudian banting setir ke kiri dan menabrak pejalan kaki di trotoar, serta merusak halte bus di depan Gedung Kemendag.


Pukul 12.25 WIB

8 orang korban tabrakan dinyatakan tewas dan dibawa ke RSCM. Sementara itu 5 korban luka-luka dibawa ke RSPAD Gatot Subroto.

8 orang yang meninggal dunia dan dibawa ke RSCM, yaitu:

1. Moch Hudzaifah alias Ujay, 16 th
2. Firmansyah, 21 th
3. Suyatmi, 51 th
4. Yusuf Sigit; 2,5th
5. Ari, 16 th
6. Nanik Riyanti, 25 th
7. Fifit Alfia Fitriasih, 18 th
8. Laki-laki, belum diketahui namanya, umur sekitar 17 th

Sedangkan 5 orang yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto yaitu:

1. Ny. Siti Mukaromah, 30 th
2. Moh Akbar, 22 th
3. Keny, 8 th
4. Indra, 11 th
5. Bp Teguh Hadi Purnomo

Keluarga korban dijanjikan santunan Rp 25 juta dari Jasamarga untuk korban meninggal dunia. Sementara korban yang selamat kemudian dijanjikan perawatan sampai sembuh total.

13.00 WIB

Keluarga korban mulai berdatangan ke RSCM. Diketahui 4 orang yang meninggal berasal dari satu keluarga. Sugiantini, seorang nenek dari Jepara yang sedang berlibur bersama keluarganya dari Monas kehilangan empat anggota keluarganya yaitu Nani yang sedang hamil 3 bulan, adiknya Nani bernama Suyatmi, cucu Sugiantini bernama Yusuf (2,5), dan keponakannya Sugiantini (Fifit Alfia Fitriasih, 18). Hingga pukul 19.00 WIB keempat jenazah masih mengurus proses pemulangan ke Jepara.

Pukul 16.00 WIB.

4 Penumpang Daihatsu Xenia, termasuk pengemudi, menjalani tes urine di RS Polri Kramat Jati. Pengemudi Xenia, Afriyani Susanti (29), sudah menjadi tersangka dan ditahan.

Afriyani Susanti ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 283, 287 ayat 5, Pasal 288, Pasal 310 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4. Afriyani langsung ditahan sambil menunggu proses di Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto.

3 Rekan tersangka sebagai saksi, yakni Deny Mulyana (30) yang duduk di samping Afriyani, serta penumpang Xenia yang duduk di belakang Adistria Putri Grani (26) dan Arisendi (34). Polda Metro juga memeriksa saksi lain yang ada di lokasi yakni, Suwarto, Ridwan dan Zulhendri.

sumber: detik.com, Video BBM, Foto Berbagai sumber

Category: ,

27 komentar

    Silahkan berkomentar di : Foto + Video Amatir Kecelakaan Maut Di Tugu Tani. 9 Tewas, untuk mendapat backlink gratis dari BLOG DOFOLLOW ini. Komentar yang tidak membangun dan spam terpaksa dihapus.
  1. Masya Allah kasihan ya korbannya...
    tersangkanya parah...
    ngobat + miras... :(

  2. Anonim says:

    wis jelek gendut afriani banyak tingkah tu orang...

  3. Anonim says:

    Jgn saling menyalahkan antara satu dgn yg lainnya, yg harus kita lakukan sekarang adalah intropeksi diri kita masing2, sadarkan diri kita, apa yg sudah pernah kita lakukan dn kerjakan, apakah sudah sesuai apa blm, mari kita merenung sejenak...

  4. septianfandella@yahoo.com says:

    saya berharap agar aryani mendapatkan hukuman yang seberat berat nya, saya sebagai warga tanah tinggi 12 pun ikut prihatin atas tewas nya teman teman .

  5. Anonim says:

    ..smoga hukum dinegara kita bisa bertindak secara adil,... buat para korban, smga arwah mreka diterima disisi ALLAH SWT, dan buat mareka yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, amin..

  6. aldria says:

    waduuhhh parah banget tuh ibu ibu..mukanya kaya g punya salah pisan...gregetan banget pengen nginjek nginjek mukanya yang kaya tai!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. Anonim says:

    nabrak 13 pejalan kaki yang di trotoar & akibatnya 9 tewas (beberapa diantaranya Ibu Hamil 3 bulan dan Balita 2,5 tahun), terus yang nabrak maut cuma dihukum 6 tahun...
    Emang Negara ini udah hancur dengan aturan hukumnya !!!!!!!!!!!!
    Emang Negara ini udah hancur dengan aturan hukumnya !!!!!!!!!!!!
    Emang Negara ini udah hancur dengan aturan hukumnya !!!!!!!!!!!!
    Emang Negara ini udah hancur dengan aturan hukumnya !!!!!!!!!!!!
    Simplenya Padahal banyak Sarjana Hukum.

    Kalo saran gue mah..... mendingan tuh orang bunuh diri aja kali..... atau menginginkan di eksekusi mati, buat pelajaran juga bagi yang lainnya. Kalo mabok jangan bawa kendaraan !!!! Kan ada taxi, atau cari sopir cabutan dari Pengemudi Taxi.

    Tempat tinggal si Afriani Susanti di Sungai Bambu, Tanjung Priok JAK-UT.
    Atau lebih simplenya… serahin aja Afriyani ke Tanah Tinggi, SENEN JAK-PUS. Biar di “ADIL”-in di sana.

  8. Anonim says:

    Jangan diberi idup, jangan diebri hidup .... mati aja

  9. Anonim says:

    Hukum mati pengendara dengan di jerat pasal sengaja menghilangkan nyawa orang karena kesenangan pribadi & 3 orang lainnya dijerat pasal NARKOBA, semoga arwah korban di terima di sisi Allah SWT & keluarga yang di tinggalkan diberi kesabaran, ketabahan & ke ikhlasan. Amin

  10. cahya says:

    Mudah-mudahan pelakunya mendapat hukuman yang setimpal diakhirat nanti, hanya Tuhan yang berhak memberikan hidup dan mencabut kehidupan.

  11. Anonim says:

    bunuh saja pengemudi itu,g usah di tahan....tak pantas hidup

  12. Anonim says:

    musibah mang gak tau kpan d mana n siapa yg kan mngalami.buat trsangka..taubat ya!yg kuasa dah memberikan teguran keras wat kmw.mash untung kmw gak overdosis malm'a.masih di beri ksmpatan tuh wat taubt.wat kluarga korban yg tabah ya.alloh sayang m sdra xan.

  13. Anonim says:

    bener2 ni,kurang ajar.....

  14. Anonim says:

    Raih Jahat jangan banyak tingkah
    bahan haram yang kau makan tuh ,
    semoga neraka yang menerima kau !!!!

  15. Anonim says:

    hidup andriani...para korban yang gak hati2 udah ajal mereka kali..heee....euuu

  16. Anonim says:

    mestinya terimakasih pada andriani...disalahin melulu..korban gak hati2...

  17. Anonim says:

    bangsat,anjing,mati ja cewek gendut.jelek....by by

  18. Anonim says:

    semoga jangan ada terjadi lagi......

  19. Anonim says:

    Eh lo yg komennya nyalahin korban krn gak hati2,gak salah ucap lo?atw lo hbs mkn narkoba juga ya?malah belain babi gendut!!!! Tu korban jln ny udh bnr di trotoar,itu kan tmpt pejalan kaki....

  20. Anonim says:

    konsumsi miras ma barang haram buat ngilangin gak pdnya paling, habis bayar gigolo kali tu , pake ketawa2 lg, sendeng. hukumannya di blender aja tu orang. gaya lagi mobil sewa kali tu.......................... fuck u..................

  21. ike says:

    iya....kalo bisa di silet aja...trus kasih cuka dech....biar ngrasain gimana perihnya kalo mati pelan2.....dasar gendutttttt......jelekkkkkkk........item.........bau lagi............dah gitu suruh telanjang dijalan biar di lindes sama containerrrrrrr...........bangsat.

  22. sylvi says:

    doaq untuk keluarga para korban, semoga 7 turunan keluarga korban dilimpahi rejeki & kesehatan, dipermudah dalam sgala urusan duniawi serta diberi keselamatan dunia akhirat, amiiiiinnnn.......

  23. Anonim says:

    emang udah jalan nya bgitu smua ada hukum nya.. bkan malah mncaci maki.. lebih baik doa kan saja korban n berdoa smoga ga terulang lgi n bkan kalian smua yg jdi korban brikut nya..

  24. lidia says:

    Buat Keluarga para korban Turut Berdukacita yah....Semoga bisa tabah n mengambil sisi positif dari peristiwa ini n buat Pelaku tragedi ini Ya Semoga sadar akan perbuatannya dan bertobat juga ke jalan yang benar....Jadikan ini suatu teguran yg harus diperhatikan....buat masyarakat kita blh marah tp jangan sampai keluar kata2 kotorlah gak baik...Boleh marah dengan kata2 yg lebih baik yg ngak menimbulkan dosa...Marahnya wajar2 aja...Thanks

  25. Anonim says:

    mdh2an yg korban d terima allah swt dab amal ibadah ny...
    dan yg tersangka smga d beri ketaubatan atas yg di lakukanny...

  26. Tatar_adi says:

    Mantap tulisannya,,, uptudate

  27. nadila says:

    buat keluarga para korban, yakinlah Sang Khalik tdk akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita......